#4 Wishful Wednesday

images (31)

Jadi, sebenarnya cukup sedih karena Wishful Wednesday (WW) sudah gak diadain oleh Mba Astrid lagi. Tapi berhubung saya sedang bingung juga mau nulis apa, mending saya tulis beberapa buku yang pengen banget dibaca dalam waktu dekat ini,

1. Homo Deus: A Brief History of Tomorrow, oleh Yuval Noah Harari

31138556

Yuval Noah Harari, author of the critically-acclaimed New York Times bestseller and international phenomenon Sapiens, returns with an equally original, compelling, and provocative book, turning his focus toward humanity’s future, and our quest to upgrade humans into gods.

Over the past century humankind has managed to do the impossible and rein in famine, plague, and war. This may seem hard to accept, but, as Harari explains in his trademark style—thorough, yet riveting—famine, plague and war have been transformed from incomprehensible and uncontrollable forces of nature into manageable challenges. For the first time ever, more people die from eating too much than from eating too little; more people die from old age than from infectious diseases; and more people commit suicide than are killed by soldiers, terrorists and criminals put together. The average American is a thousand times more likely to die from binging at McDonalds than from being blown up by Al Qaeda.

What then will replace famine, plague, and war at the top of the human agenda? As the self-made gods of planet earth, what destinies will we set ourselves, and which quests will we undertake? Homo Deus explores the projects, dreams and nightmares that will shape the twenty-first century—from overcoming death to creating artificial life. It asks the fundamental questions: Where do we go from here? And how will we protect this fragile world from our own destructive powers? This is the next stage of evolution. This is Homo Deus.

With the same insight and clarity that made Sapiens an international hit and a New York Times bestseller, Harari maps out our future.

Saya sangat menikmati buku Harari yang sebelumnya, Sapiens, dan beberapa minggu ini saya baru tau kalau ternyata dia baru menerbitkan satu buku baru. Mahal, siiihh, nanti deh dipikirkan lagi mau kapan belinya ^^, seandainya banget ada temen yang beli, mau banget minjem, tapi sayang juga klo bukunya bagus gak disimpen.

2. The Innovators Dilemma: When new technologies cause great firms to fail oleh Clayton M Christensen

41lZYsjj6dL._SX331_BO1,204,203,200_

Wall Street Journal and Businessweek bestseller. Named by Fast Company as one of the most influential leadership books in its Leadership Hall of Fame. An innovation classic. From Steve Jobs to Jeff Bezos, Clay Christensen’s work continues to underpin today’s most innovative leaders and organizations.

The bestselling classic on disruptive innovation, by renowned author Clayton M. Christensen.

His work is cited by the world’s best-known thought leaders, from Steve Jobs to Malcolm Gladwell. In this classic bestseller—one of the most influential business books of all time—innovation expert Clayton Christensen shows how even the most outstanding companies can do everything right—yet still lose market leadership.

Christensen explains why most companies miss out on new waves of innovation. No matter the industry, he says, a successful company with established products will get pushed aside unless managers know how and when to abandon traditional business practices.

Offering both successes and failures from leading companies as a guide, The Innovator’s Dilemma gives you a set of rules for capitalizing on the phenomenon of disruptive innovation.

Sharp, cogent, and provocative—and consistently noted as one of the most valuable business ideas of all time—The Innovator’s Dilemma is the book no manager, leader, or entrepreneur should be without.

memang agak berat, ya kayanya, hehe Tapi sepertinya buku ini bisa menambah wawasan saya soal beberapa persoalan di pekerjaan. Karena buku yang agaknya berat, saya juga tidak mau memaksakan diri  untuk bisa menyelesaikannya dengan cepat begitu saya mendapatkan bukunya.

Tahun baru dan resolusi

Semakin bertambahnya usia, saya menyadari bahwa tanggung jawab kita akan semakin besar, namun bagaimana kita menghadapinya benar-benar bergantung pada diri kita masing-masing. Artinya, tidak peduli seberapa besar tantangannya, kita semestinya dapat tetap menghadapi semua tantangan-tantangan itu dengan hati yang tenang dan santai. Berhubung saya tidak pernah berhasil mencapai resolusi-resolusi yang saya tetapkan, tahun ini saya ingin dapat menjadi orang yang lebih santai dalam memandang hidup. Saya tidak ingin membuat terlalu banyak target seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Mark Williams, Zindel Segal dan John Teasdale memperkenalkan konsep Mindfulness Based CBT yang terinspsirasi dari Jon Kabat Zinn (1979) mengenai konsep Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR). Di dalam konsep tersebut, terdapat tiga hal yang penting untuk diterapkan untuk memperoleh kebahagiaan seiring merealisasikan hal-hal sederhana yang ingin kita capai:

1. Awereness and acceptance

Sangat penting bagi kita untuk memiliki gambaran yang objektif mengenai diri kita, baik kelebihan maupun kekurangan yang kita miliki. Beberapa orang terbiasa untuk menilai diri lebih positif namun tak menghiraukan beberapa kelemahan diri kita, beberapa orang lainnya bersikap sebaliknya.

2. Non-judgemental

Kita perlu melepaskan berbagai asumsi ketika menilai suatu hal. Hidup kita menyedihkan, hidup dia pahit, hidup mereka payah adalah bagian dari penilaian kita yang cenderung sekali mudah dikotak-kotakkan di dalam pikiran.

3. Live in the present

Kebanyakan dari kita, juga mudah banget terikat dengan masa lalu, atau selalu terbelenggu dengan ketidakpastian masa depan. Perasaan-perasaan semacam itu lantas membuat kita lupa bahwa hidup kita saat ini adalah apa yang bisa kita perbaiki di masa lalu, sekaligus apa yang dapat kita siapkan di masa depan.

Berbekal dari teori ini (berhubung anaknya teoritis banget), saya sudah lebih dari siap menyambut tahun 2018 ini.

FEATURED PHOTO BY KEVIN MUELLER FROM UNSPLASH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s