#14 The Red Market; On the Trail of the World’s Organ Brokers, Bone Thieves, Blood Farmers, and Child Traffickers

unnamed (2)

Judul : The Red Market; On the Trail of the World’s Organ Brokers, Bone Thieves, Blood Farmers, and Child Traffickers
Penulis : Scott Cartney
Penerbit William Morrow
Tahun cetakan : Mei, 2011
Jenis : Ebook
ISBN : 0061936464
Rating : 4/5

Kita sudah tidak asing mengenal istilah ‘Pasar Gelap’ (Black Market), maka Red Market merupakan istilah yang diperkenalkan oleh Scott Cartney, seorang Antropolog sekaligus Jurnalis Investigasi asal Amerika,  terhadap perdagangan organ tubuh manusia secara ilegal.

Scott Cartney melakukan investigasi mendalam terhadap kasus-kasus yang ditemukannya, yang di dalam buku ini, lebih difokuskan di India. Ia menyaksikan keluarga-keluarga yang terpaksa menjual organ tubuhnya secara ilegal, anak-anak korban penculikan yang kembali dengan salah satu organnya yang telah diambil, pencurian tulang di perkuburan, dan lain sebagainya. Uniknya, buku ini dapat cukup ringan untuk dicerna meskipun menyajikan tema yang cukup berat.

Trafficking pada anak

Dari sekian banyak macam transaksi di red market, di dalam tulisan ini saya ingin lebih menekankan pada isu trafficking  pada anak.

Saat ini di dunia sedang mengalami suatu transisi epidemi penyakit, dari yang semula didominasi oleh penyakit-penyakit menular menjadi penyakit kronis yang melibatkan kerusakan terhadap organ-organ tubuh tertentu, seperti Penyakit Jantung, Kanker Hati, Ginjal, dan lain sebagainya. Sehingga, tidak aneh jika kebutuhan atas organ-organ yang dapat ditransplantasi semakin tinggi. Masalahnya, transpantasi organ bukanlah hal yang sederhana. Dibutuhkan kecocokan antara organ yang ingin ditransplantasi dengan orang yang membutuhkan. Semakin banyak persediaan organ yang dibutuhkan sudah tentu semakin baik. Akibatnya, tidak aneh jika bisnis perdagangan organ menjadi lahan yang sangat menggiurkan.

Dalam buku ini, Cartney pun menjelaskan bahwa saat ini bisnis perdagangan organ sedang  ‘menuju masa emas’, terutama semenjak adanya globalisasi. Orang-orang dapat dengan mudah melakukan transaksi melalui internet, suplai organ dapat dikirim ke manca negara. Tidak aneh jika di dalam buku ini, Cartney juga mengutip dari data WHO mengenai kenyataan bahwa 10% organ yang disumbangkan ke rumah sakit besar di dunia berasal dari Red Market.

Sebenarnya, saya sudah menyelesaikan buku ini semenjak tahun 2012. Namun, semalam saya baru saja mendengar kabar di berita mengenai sindikat penculikan anak dan balita untuk diambil organnya. Anak memang lebih sering menjadi incaran sindikat penjualan organ dibandingkan orang dewasa, hal ini tentunya bukan dikarenakan anak yang memang usia yang rentan. Berbicara soal kewaspadaan, banyak juga kok orang dewasa yang menjadi korban kriminalitas. Semuanya lebih karena organ-organ pada anak masih berkembang. Organ-organ di tubuh anak usia 12 tahun, misalnya, tentu sangat berbeda dengan organ tubuh orang dewasa. Sehingga jika dilakukan transplantasi, stok persediaan organ untuk anak akan dihargai lebih mahal dibandingkan dengan organ tubuh orang dewasa. Yang menyedihkan, saat ini Indonesia bukan hanya menjadi menjadi negara yang menjadi sasaran utama dilakukannya trafficking, namun juga sebagai lokasi strategis untuk dilakukannya transaksi perdagangan.

Buku ini  bagus sekali. Sebagai buku pengetahuan populer, buku ini cukup asik untuk dibaca berulang. Buku ini memperoleh penghargaan Clarion Award tahun 2012 sebagai buku non-fiksi terbaik. Cartney menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menginvestigasi kasus ini ketika berada di India.  Barangkali buku ini memang tidak bisa menggambarkan secara umum kondisi Red Market di dunia, namun berbagai temuan yang ditulis di dalam buku ini bisa sedikit memberikan petunjuk tentang kondisi di negara-negara berkembang lainnya seperti China, Brazil, Indonesia, dan lain sebagainya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s