#7 Colorless tsukuru tazaki and his years of pilgrimage

Judul : Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage
Penulis : Haruki Murakami
Penerbit : Knopf
Tahun cetakan : 2014
Jenis : Ebook
ISBN : 9780385352109

Bagaimanakah perasaanmu, jika empat orang sahabat yang begitu dekat dan berarti bagimu tetiba memintamu untuk tidak pernah lagi menghubungi mereka?

You can hide memories, but you can’t erase the history that produced them

Tsukuru tazaki telah berusia 36 tahun. Enam belas tahun yang lalu, yakni dua tahun setelah duduk di bangku kuliah, keempat sahabatnya tiba-tiba tak ingin lagi menemuinya. Mereka adalah teman-temannya sewaktu duduk di bangku SMA, yakni Kei ‘Aka’ Akamatsu (merah), Yoshio ‘Ao’ Oumi (biru), Yuzuki ‘Shiro’ Shirane (putih), terakhir ialah Eri ‘Kuro’ Kurono (hitam). Sejalan dengan namanya, jauh di lubuk hatinya ini menjadikan Tsukuru sebagai colorless Tsukuru Tazaki (namanya sendiri memiliki arti ‘menciptakan’).

Tidak lama setelah ditinggalkan, Tsukuru Tazaki mengalami keadaan depresi berat hingga membuatnya nyaris bunuh diri. Keadaannya sempat membaik ketika ia bertemu dengan Haida (abu-abu), teman dekat semasa kuliahnya yang lagi-lagi ‘berwarna’. Tsukuru Tazaki kembali menjadi orang yang ditinggalkan ketika pada semester berikutnya pun Haida tiba-tiba menghilang dari kehidupannya.

Pemutusan hubungan secara sepihak dan tak beralasan, yang dilakukan oleh teman-temannya itu rupanya menimbulkan luka. Tsukuru merasa kalau ia memang ditakdirkan untuk ditinggalkan. Ia adalah colorless, seorang yang tak berwarna, yang tak beridentitas. Hal ini pertama kali disadari Tsukuru ketika menjalin hubungan dengan Sara Kimoto, kekasihnya. Saralah yang mendorong Tsukuru untuk mencari tahu alasan sebenarnya dibalik sikap teman-temannya yang tiba-tiba meninggalkannya. Akhirnya, dimulailah perjalanan ‘ziarah’ (pilgrimage) Tsukuru Tazaki mencari kebenaran enam belas tahun yang telah lewat.

Saya sangat senang ketika buku ini akhirnya dialihbahasakan ke bahasa Inggriis. Seperti ketika membaca buku-buku Haruki Murakami sebelumnya, selalu ada nuansa magical realism di dalam ceritanya, biasanya tergambar di dalam mimpi dan cerita-cerita dongeng. Tokoh Tsukuru Tazaki menurut saya sangat kompleks hingga menjadi yang dikasihani, yang paling disayang. Dibandingkan dengan cerita-cerita yang sebelum ini ia tulis, pembaca bisa memahami cerita ini dengan lebih mudah. Biasanya ketika membaca karyanya yang lain, kita akan dihadapkan pada suatu keadaan yang sangat tidak jelas dan sama sekali gak bisa dimengerti. Kadang kalau membaca, hal-hal aneh muncul dan membuat pembaca merasa tak yakin di mana sebenarnya seting dunia yang dipilih Haruki Murakami untuk mewakili ceritanya. Meskipun beberapa kritikus meniliai memberi kritik pada buku ini, saya tetap merasa buku ini bagus sekali. Saya selalu merasa plot yang ditulis oleh tuan Haruki asik untuk ditebak serta selalu ada karakter baru yang tidak biasanya ada. Jadi intinya, semuanya karena saya penggemar berat Haruki Murakami, oleh karenanya tak ada satu pun bukunya yang tidak bagus, mengerti?

Selamat menikmati buku ini 🙂

2 thoughts on “#7 Colorless tsukuru tazaki and his years of pilgrimage

  1. Hei, hei. Ini ebook ya? wah, bagi dong…. *mata berbinar2*

    Saya sudah baca buku Murakami, semuanya ebook. Kafka on the Shore, My Sputnik Sweetheart. Sekarang sedang coba baca 1Q84, tapi terlalu tebal *fuihh….*

    Oh iya. satu lagi. Yang Norwegian Wood sdh juga. Tapi bukan ebook….

    Like

Leave a Reply to mhilal Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s