stairway to heaven

20130601_woc702

Apa yang aku temukan pagi ini, saat mulai membaca halaman web The Economist ialah sebuah grafik yang menunjukan jumlah orang yang gugur saat di dalam perjalanan menuju dan pergi dari puncak tertinggi dunia. Rasanya ini begitu kebetulan. Saat kerinduanku dengan gunung-gunung di sini sedang berada pada puncaknya, aku malah menemukan chart ini. Oh dan pantas saja,  beberapa hari yang lalu aku melihat halaman google merepresentasikan bentuk gunung Everest di Himalaya. Jadi, yang memicu informasi ini meningkat trend-nya ialah karena pada tanggal 29 Mei 1953, Edmund Hillary dan Tenzing Norgay menjadi dua manusia pertama yang menginjak atap dunia. Saya jadi teringat cerita, sementara yang satu langsung buru-buru mengencingi tempat yang baru dia capai demi berharap untuk meninggalkan jejak abadinya di sana, yang satu dengan takzim dan menunduk mengagumi, lalu mensyukuri karena berhasil menikmati keagungan Himalaya dari puncak Everest. Semenjak itu, ribuan orang pun mulai mendatangi Himalaya. Menantang mautnya demi mencapai tanah tertinggi di dunia. Seminggu yang lalu, kakek berusia 80 tahun bernama Yuichiro Miuaura, memberi rekor sebagai kakek tertua yang berhasil mencapai Everest. Sebelumnya, pernah diceritakan bahwa rekor termuda dilakukan leh anak yang usianya baru 13 tahun. Luar biasa sekali ya mereka. Mengagumkan.

One thought on “stairway to heaven

Leave a Reply to nyonyasepatu Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s